Permainan memang seru. Rata-rata semua orang suka permainan,yaah kalau permainannya itu berupa GAMES. Baik games tradisional maupun modern hingga games android yang lagi ngetren sekarang ini.
Gak bisa di bantah lagi kalau games menjadi bagian dari kehidupan kita,dimana mana ada games, dirumah ada games, di android ada games, di hp ada games, bahkan di politik pun ada games. Yaah wajar sih. Toh, Allah SWT juga udah menjelaskan dari dari ribuan tahun yang lalu bahwa "hidup ini senda gurau belaka".
Gak bisa di bantah lagi kalau games menjadi bagian dari kehidupan kita,dimana mana ada games, dirumah ada games, di android ada games, di hp ada games, bahkan di politik pun ada games. Yaah wajar sih. Toh, Allah SWT juga udah menjelaskan dari dari ribuan tahun yang lalu bahwa "hidup ini senda gurau belaka".
Nah, yang jadi masalah tuh kalau kita udah kecanduan games. Bukan hanya masalah tapi jadi berbahaya, layaknya negara api yang menyerang negara air. #plak. (Baca : jangan terlalu serius).
Pernah gak sih jadi korban permainan? Ya pernah lah, secara hidup adalah permainan dan senda gurau belaka. Tapi jangan sampai kita dipermainkan oleh kehidupan ini coy. Menjadi aktor utama dalam permainan memang seru, layaknya seorang naruto dan avatar yang berjuang menyelamatkan dunia. Lah, itu kan cuma animasi, fiksi. Nyatanya kita hanya lah menjadi korban dari permainan yang ada.
Yang sangat berbahaya adalah ketika kita dipermainkan oleh syetan. Ketika Mr. S sudah mempermainkan kita, artinya kita sudah menempuh jalan menuju azab dan murkanya Allah SWT. Jangan berharap kita bisa terlepas dari permainan MR. S, karna memang itulah tugas nya, tugas mereka untuk menjerumuskan kita. Anda,kita,dan pastinya juga saya pernah menjadi salah satu korban dari perangkap syetan.
Dalam sebuah diskusi dan silaturahmi, seorang ust. Mengatakan bahwa jika kita hamya SENDIRI MAKA KITA AKAN DIPERMAINKAN SYETAN NAMUN JIKA KITA BERSAMA SAMA KITA YANG AKAN MEMPERMAINKAN MEREKA. Mengapa demikian? Yah, saya sendiri sudah merasakan dan menyadari hal itu, ketika berada dalam kesendirian,iman akan sangat mudah tergoyahkan (meski mungkin belum punya iman siih,masih makhluk yang berlumur dosa). Karena semakin banyak celah untuk berbuat kesalahan, misalnya digoda melalaikan Sholat, malas beraktivitas, hingga godaan tingkat kelas kakap sekalipun pernah menghantui fikiran ini berkali kali. Namun, ketika bersama dg sahabat, justru jauh dari hal itu. Banyak hal positif yang bisa dilakukan dg sahabat-sahabat kita. Ketika bersama, kita terhindar dari permainan syetan tadi.
Namuuuun, perlu diingat juga, sahabat seperti apa yang bisa mencegah dari godaan syetan tadi, jangan sampai malah semkin menjerumuskan kita. Silaturahmi perlu, memang gak boleh menolak berteman dengan siapapun,tapi untuk dijadikan sahabat haruslah dipilih. Carilah sahabat yang membawa aura positif bagi kita.bukan sebaliknya. So, marilah sama-sama mencoba untuk selalu menjalin silaturahmi dengan memperbanyak sahabat yg baik. Jangan sampai kita dipermainkan syetan tapi dengan bersama orang-orang baik, kitalah yang akan mempermainkan syetan.
Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya dari permainan syetan. Jika kita tidak bisa menjadi orang baik. Maka berusahalah berteman dengan orang orang yg baik sehingga kita tertular kebaikan mereka. Sehingga KITA TIDAK DIPERMAINKAN MELAINKAN KITALAH YANG MEMPERMAINKAN.
