Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Istilah istilah dasar dalam penelitian

Oleh : Wales Heriadi

1. Fenomena Penelitian
Fenomena merupakan suatu keadaan dimana sesuatu hal berlangsung. Penjelasan atas apa yang terjadi pada suatu fenomena tertentu dapatdijadikan sebagai sumber masalah penelitian. Masalah penelitian merupakan suatu pernyataan yang mempersoalkan keberadaan suatu variabel atau hubungan antara variabel pada suatu fenomena.

2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah adalah usaha untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan penelitian apa saja yang perlu dijawab atau dicarikan jalan pemecahan masalahnya. Rumusan masalah merupakan suatu penjabaran dari identifikasi masalah dan pembatasan masalah.


3. Tujuan Penelitian
Tujuan merupakan sesuatu yang ingin dicapai oleh peneliti dengan melakukan penelitian, bukan tujuan menulis skripsi, thesis atau desertasi. Tujuan penelitian merupakan sasaran utama yang akan dicapai dari penelitian yang dilakukan. Tujuan penelitian berisi rumusan kalimat yang menunjukkan hasil yang akan diperoleh setelah berakhirnya proses penelitian.


4. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian merupakan dampak yang dihasilkan dari proses penelitian yang dilaksanakan. Manfaat penelitian berhubungan dengan hasil penelitian, bukan berhubungan dengan penelitiannya sendiri. Umumnya, manfaat penelitian ada dua macam, yaitu manfaat secara teoritis dan manfaat secara praktis. Manfaat teoritis berkaitan dengan penemuan atau pengembangan ilmu pengetahuan berdasarkan teori yang telah dibahas di bab teori, sedangkan manfaat Praktis umumnya berkaitan dengan ikhtiar untuk mengatasi, memecahkan, atau mencegah masalah yang melekat pada objek yang sedang diteliti.


5. Grand Theory
Grand therory adalah landasan teoritis yang merupakan panduan guna mendapatkan arah yang tepat dalam melakukan suatu penelitian ilmiah, sehingga dalam menelaah pustaka dan literatur yang ada akan mendapatkan teotrikal dasar dan empirik yang kuat untuk menyusun hipotesis dan pengembangan model penelitian yang diinginkan oleh peneliti.


6. Hipotesis Penelitian
Hipotesa penelitian adalah sebuah kesimpulan sementara yang masih akan dibuktikan lagi kebenarannya. Hipotesa disebut sebagai kesimpulan karena merupakan kesimpulan dari kegiatan kajian teoritik yang telah dilakukan oleh peneliti sebelum pelaksanaan penelitian. Hipotesa penelitian disusun berdasarkan logika teoritik yang dibuat oleh peneliti. Peneliti bisa membuat hipotesa penelitian berdasarkan pada kajian teori yang telah dipaparkan di berbagai buku teks atau berdasarkan kesimpulan – kesimpulan penelitian sejenis yang telah dilakukan oleh para peneliti terdahulu.
Hipotesa penelitian tidak boleh tiba-tiba muncul tanpa didukung oleh latar belakang yang memadai. Dalam laporan penelitian yang panjang, bukan untuk muat dalam jurnal, hipotesa penelitian biasanya dimuat dalam BAB II Landasan Teoretik. Bagian kedua ini pada dasarnya adalah paparan tentang pembuatan hipotesa penelitian yang sedang dilakukan tersebut. Hipotesa yang baik dan kuat sangat diperlukan guna mengarahkan jalannnya penelitian yang sedang dilakukan.


7. Kerangka Pemikiran
Kerangka adalah gambaran hubungan antara satu bagian dengan bagian yang lainnya. Dari teori – teori yang telah dikumpulkan, akan diperoleh beberapa konsep. Apabila konsep ini dihubungkan satu sama lain untuk dapat memberikan suatu gambaran atas suatu fenomena, maka hubungan antara konsep ini diesbut dengan istilah kerangka konsep. 
Dalam penulisan riset di ilmu sosial, pada umumnya kerangka konsep digambarkan dengan menggunakan bagan-bagan yang hubungannya digambarkan dengan anak panah.


8. Populasi dan Sampel
Populasi penelitian adalah keseluruhan dari objek penelitian yang akan diteliti. Populasi sebagai kumpulan atau agresi dari seluruh elemen-elemen atau individu-individu yang meru pakan sumber informasi dalam suatu penelitian. Populasi target adalah populasi yang  merupakan sumber informasi yang diinginkan. Sedangkan populasi contoh (sampel) adalah populasi yang benar benar diambil sampelnya.
Untuk mempermudah pelaksanaan penelitian, biasanya peneliti akan membatasi populasi penelitian agar populasi penelitin bersifat homogen, sehingga tingkat kesulitan penelitian bisa ditekan seminimal mungkin. Dengan menentukan batasan populasi, maka generalisasi atas hasil penelitian juga hanya bisa terjadi di dalam batasan populasi tersebut.

Sampel adalah bagian atau wakil populasi yang memiliki karakteristik yang sama dengan populasinya, diambil sebagai sumber data penelitian. Sampel ini sangat diperlukan, karena sangat tidak mungkin peneliti untuk melakukan penelitian dengan menggunakan populasi sebagai sumber data.

9. Data Primer
Data Primer adalah data yang didapat secara langsung oleh peneliti dari obyek penelitian tanpa melewati orang atau lembaga lain. Data primer biasanya merupakan data mentah, validitas dan reliabilitas data yang didapatkan tersebut sangat tergantung pada keseriusan objek penelitian dalam menjawab pertanyaan peneliti. Sebelum data digunakan, peneliti harus memilih data yang baik melalui uji reliabilitas dan uji validitas untuk mengetahui bahwa data tersebut dapat dipercaya dan benar. Data jenis ini bisa didapatkan melalui wawancara dengan responden, pengamatan terhadap obyek secara langsung ataupun melalui daftar pertanyaan (kuesioner) yang dibagikan untuk dijawab oleh responden. 


10. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat secara tidak langsung dari obyek penelitian. Data jenis ini biasanya dikumpulkan oleh suatu lembaga tertentu, seperti BPS atau lembaga – lembaga swasta lain dan diterbitkan secara berkala untuk kepentingan umum. Biasanya, data sekunder sudah melalui tahap pengujian validitas maupun reliabilitas, sehingga peneliti bisa secara langsung memanfaatkan data tersebut. Dalam beberapa kasus data yang disajikan sudah disertai komentar, analisis atau penjelasa yang dimaksudkan untuk memperjelas data.
Penelitian menggunakan data sekunder dilakukan karena beberapa alasan :
Waktu pengumpulannya relatif lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan primer
Kualitas data lebih baik
Prosedur untuk mendapatkan data tersebut lebih mudah.


11. Sumber Data
Sumber data adalah subyek penelitian dimana data menempel. Sumber data dapat berupa benda, gerak, manusia, tempat dan sebagainya. Apabila penelitian menggunakan kuesioner atau wawancara dalam pengumpulan datanya, maka sumber data disebut responden. Apabila peneliti menggunakan teknik observasi, maka sumber datanya bisa berupa benda, gerak atau proses tertentu.


12. Metodologi Analisis
Metodologi analisis adalah teknik yang digunakan untuk menganalisis data penelitian. Memilih teknik analisis tergantung pada sejumlah faktor seperti bagaimana kelompok akan dibentuk, berapa jumlah kelompok, jumlah variabel yang akan diteliti, dan jenis data yang akan dikumpulkan.