Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

KKN PART 1 : AKHIRNYA ENGKAU DATANG

M
enjadi seorang mahasiswa menjadi sosok yang sangat dibanggakan oleh semua orang. Bagaimana tidak, hanya segelintir oranglah yang bisa merasakan masa-masa yang indah ini, karena bukan hal mudah untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjeng yang lebih tinggi. Masa – masa ketika jati diri mulai ditemukan, masa-masa ketika pola pikir berubah, disinilah pendewasaan diri dimulai, disinilah berjumpa dengan banyak orang yang berasal dari berbagai daerah. Namun,  menjadi mahasiswa bukanlah perkara mudah, banyak hal yang harus dilewati. Tak semudah membalikkan telapak tangan, bahkan tak jarang ditengah perjalanan ada yang menyerah hingga akhirnya tak mampu untuk melanjutkan studinya. Bagi yang memiliki semangat juang yang tinggi akan melewati proses demi proses yang harus dilalui demi menggapai gelar sarjana.
            Begitupun aku, seorang anak petani yang berasal dari salah satu daerah yang berada di Riau melangkah maju meraih cita-cita dengan menjadi seorang mahasiswa di salah satu Universitas yang ada di Riau, yaitu Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN SUSKA RIAU) mengambil Jurusan Akuntansi Konsentrasi Auditing.
            Oh iya, aku lupa memperkenalkan diri. Namaku Wales Heriadi. Teman lama, teman baru, sahabat lama, sahabat baru, kenalan lama, kenalan baru, semua memanggilku dengan sebutan Wales. Aku bertubuh kurus, apalagi semenjak memasuki dunia perkuliahan, berat badan ku tak kunjung bertambah, malah makin berkurang. Bayangkan saja, aku seorang cowok yang sudah berusia 21 tahun dengan tinggi 165 cm hanya memiliki berat badan 44 kg, tak sebanding dengan tinggi badan dan usiaku. Tapi, kata sebagian orang yang kujumpai sih, kurus tak jadi masalah. katanya, masa – masa kuliah memang ada yang kurus kering seperti aku (mungkin dia cuma sekedar menghiburku yang selalu mengeluh dengan berat badan yang tak kunjung bertambah). Walaupun bertubuh kurus, aku selalu semangat menjalani hari – hari selama menyandang status menjadi mahasiswa. Hari – hari tidak hanya ku isi dengan duduk dikelas saja, aku bukan tipe mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang – kuliah pulang). Namun, aku selalu mengisi hari-hari dengan berbagai aktivitas yang menunjang pengembangan diri. Seperti aktif dalam organisasi mahasiswa, mengikuti berbagai macam pelatihan dan seminar, dan lain sebagainya.
            Semester demi semester telah kulalui, tahap demi tahap telah ku lampaui, Praktek Kerja Lapangan (PKL) telah usai, Ujian Badan Pembinaan Keagamaan telah ku lewati, hingga sekarang aku berada di penghujung semester Enam (kata orang sih akan segera memasuki semester akhir). Bahagia sekaligus cemas, itulah yang kurasakan. Bahagia karena perjuangan sudah sampai sejauh ini dan segera berakhir, namun cemas karena masa-masa ini adalah masa-masa kritis bagi seorang mahasiswa. Siapa yang sabar dan tekunlah yang akan mampu menjalani masa-masa ini.
Penghujung semester Enam ini adalah waktu yang aku tunggu-tunggu, masa menjadi mahasiswa yang aku nanti-nantikan. Tidak hanya aku, teman-temanku pun menantikan kehadiran akhir dari semester 6 ini. Karena, pada akhir semester ini ada yang namanya Kuliah Kerja Nyata atau disingkat dengan KKN, suatu kegiatan yang mewajibkan mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat atau terjun ke masyarakat dalam rangka mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajarinya selama 3 tahun berada di bangku perkuliahan.
Sekian lama menunggu, akhirnya engkau datang. Bukan menunggu teman, bukan juga menunggu jodoh, tapi semua mahasiswa semester 6 menunggu kehadiran KKN. Bak kedatangan tamu istimewa dari istana yang megah, semua sibuk mencari-cari informasi dan berita kapan waktu pasti kehadirannya. Seakan tak sabar untuk berada di negeri orang selama 2 bulan, yaaaa, memang KKN dilaksanakan selama 2 bulan penuh.