Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Resume Metodologi Audit Sektor Publik

Resume                       : Metodologi Audit Sektor Publik
Oleh                            : Wales Heriadi (NIM : 11473104815)

Teori Metodologi Audit Sektor Publik
Dalam pembuatan program audit sector public ternyata mengalami perkembangan dari masa ke masa. Dari audit keuangan sector public (audit atas saldo), audit kinerja keuangan sector public (audit atas penggunaan akun) hingga audit kinerja program (audit atas program yang menggunakan akun).

Sistem Program Audit Sektor Publik
1.        Audit atas Saldo
Audit keuangan adalah audit terhadap laporan keuangan suatu entitas (perusahaan atau organisasi) yang akan mengahasilkan pendapat (opini) pihak ketiga mengenai relevansi, akurasi, dan kelngkapan laporan-laporan tersebut.
2.        Audit atas Pengelolaan akun
               Konsep yang pertama dalam pengelolaan organisai sector public adalah ekonomi, yang berarti pemerolehan input dengan kualitas dan kuantitas tertentu pada harga yang terendah. Konsep kedua dalam pengelolaan organisasi sector public adalah efisiensi, yang berarti pencapaan output yang maksimum dengan input tertentu atau penggunaa input yang terendah untuk mencapai output tertentu.

Audit atas program yang menggunakan akun tersebut
Konsep yang ketiga dalam pengelolaan organisasi sector public adalah efektivitas. Efektivitas berarti tingkat pencapaian hasil program dengan target yang ditetapkan. Efektivitas merupakan perbadingan antara outcome dengan output.

Siklus Metodologi Audit Sektor Publik
1.        Wawancara
Wawancara (interview) merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi di mana sang pewawancara melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai.
2.        Me-review Dokumen
a.     Kebijakan dan prosedur
Tinjaun atas kebijakn dan prosedur dari fungsi yang diaudit guna menentukan area yang memungkinkan dapat diukur dan dinilai, dan menentukan apakah fungsi tersebut berjalan/ beroperasi sesuai dengan yang diharapkan oleh manajemen
b.    Laporan terdahulu
Kegiatan meninjau atas kertas kerja audit terdahulu, temuan audit sebelumnya (yang relevan), bagan organisasi, permanent file, dan dokumen lain yang dapat membantu auditor dalam memamhami bagian atau fungsi yang diaudit
3.        Observasi
Pertama, Pengamatan lapangan yang diarahkan kepada fasilitas, peralatan, pegawai dan operasi dilakukan secara singkat dan bersifat umum dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai objek yang diamati Hal –hal yang perlu diperhatian auditor pada saat pengamatan lapangan, antara lain : aktivitas yang tidak biasa, indikasi inefisiensi, fasilitas yang tidak berguna, sikap pegawai terhadap pekerjaan, hubungan antara pegawai dengan manajemen, pegwai yang menganggur, indikasi buruknya pemeliharaan peralatan dan fasilitas
Kedua, Tinjauan atas kegiatan tertentu secara bertahap dari awal sampai akhir. Bentuk observasi tersebut biasanya dilakukan pada operasi yang bersifat kompleks dan berguna untuk mengetahui secara komprehensif. Bagaimana program dilaksanakan, manfaat dari setiap tahapan proses, hasil dari proses dalam kerangka pencapaian tujuan organisasional, kekuatan dan kelemahan pengendalian

Teknik Metodologi Audit Sektor Publik
1.        Teknik pengumpulan data
Prosedur analitis terdiri dari studi dan perbandingan hubungan- hubungan antara data. prosedur ini termasuk perhitungan-perhitungan dan penggunaan rasio sederhan,analisis vertical atau item-item sejenis,perbandingan jumlah dengan data historis atau budget.
Ø  Teknik inspecting
Ø  Teknik confirming
Ø  Teknik inquiring
Ø  Teknik Counting
Ø  Teknik Tracing
Ø  Teknik Voucing
Ø  Teknik Observing
Ø  Teknik Reperforming
Ø  Teknik computer-assistet audit technique
2.        Teknik Analisis Data
a.      Kuantitatif

b.      Kualitatif